Ketika suatu sore aku berjalan ditengah hujan lebat dengan diselimuti payung Doraemon kesukaanku. aku berjalan ditaman yang indah. bunga-bunga yang tersiram karena hujan yang turun. pada saat iitu,aku melihat seorang pria sedang duduk diantara hujan lebat yang turun. karena tidak tega akhirnya aku kasih dia payung Doraemonku kepadanya. pada saat itu aku juga berkenalan dengannya...
"hai....nama kamu siapa?"sapa dia kepadaku dengan senyuman manis.
"namaku Bunga. Bunga Dahlia.. namamu?"jawab pertanyaannya kepadaku.
"namaku Habibi... Robbi Ilham Nugraha. by the way,,, makasih atas payungnya ya" sambil senyum dan memgang hidungku sambil bercanda.
setelah itu,aku diajak kerumahnya untuk menghangatkan diri dan berganti pakaian. "lebih baik kau meneduh saja dirumahku. kebetulan rumah aku tidak jauh kok dari taman ini"sapa dia untuk menawarkan diri untuk meneduh dirumahnya.
sesampainya di depan gerbang rumahnya.... ternyata rumahnya itu sangatlah mewah. aku takjub melihat rumahnya.
"ayo Bunga kita masuk! nanti kamu sakit loh"ucap Robbi kepadaku.
"hehehe iya Robb"jwabku kepadanya.
akhirnya aku masuk kedalam rumahnya. seperti yang tadi aku bilang rumahnya sangatlah mewah. maklum saja karena rumahku tak semewah ini.
"kamu tunggu dulu ya bentar aku mau ambil handuk untuk kamu"kata Robbi sambil bergegas kekamarnya.
beberapa saat kemudian.........
"maaf menunggu lama soalnya tadi aku sekalian mandi dikamar aku&kekamar adikku"ucapnya dia sambil malu-malu.
"oh iya Robb tidak apa-apa kok tenang aja. kamu punya adik cewe? kemana adikmu?"jawabku.
"adikku?hm....nanti sajalah aku ceritakannya. sebaiknya kamu segera mandi&ganti pakaian sebelum kamu nanti masuk angin bunga"sambil ngedorong aku kekamar mandinya sambil bercandaan.
setelah aku selesai mandi akhirnya aku kembali ke kursi yang sedang diduduki Robbi.
"rambutmu berantakan sekali,sini aku sisirin ya. sebentar mau aku ambil dulu sisirnya"
"tidak usah Robbi"jawabku karena tidak enak.
"sudah tidak apa-apa bunga sayangg... sebentar yaa" sambil dia bergegas menganbil sisir dikamar adiknya.
akhirnya dia kemballi kekursi yang tadi kami duduki berdua.
"hai hahaha" kata Robbi sambil bercandaan.
"oh iya Robb,tadi katannya kamu mau cerita tentang adikmu'tanyaku pada Robbi.
"jadi adikku sudah 1tahun yang lalu meninggal akibat tabrakan mobil ysng dikendarainya. dia menabrak sebuah pohon besar. pada ketika itu sedang hujan besar. tadinya ingin dibawa kerumah sakit. tapi tuhan berkehendak lain. adikku sudah tewas di tempat"ceritanya sambil sedikit meneteskan air mata.
"oh yammpun...aku turut berduka cita ya? dan maaf udah ngungkit masa lalu kamu. sekarang kamu gak usah sedih lagi,biarin aja dia tenang dialam sana. kita disini cukup mendoakannya.duh maaf ya jadi sok nasihatin begini hehe" sambil nada malu.
"haha iya gapapa kok bungaku sayang"sambil mencubit pipi aku.
lalu kami bercandaan terus menerus. sampai akhirnya maghibpun tiba.
"Robb? sudah mulai maghrib nih. bagaimana kamu jadi imam&aku jadi makmumnya? mau apa nggak?"tanyaku kepada Robbi.
"iya tuh udah maghrib.. oke deehhhh... dikamar aku aja yah?"pinta Robbi.
"oke baiklah"dengan nada semangat.
akhirnya akupun tiba di kamarnya.
"bunga?tolong gelarin sejadah akku ya?pliss hehehe"pintanya untuk menggelarkan sejadahnya.
"oke siapppppppp hahahaha"
akhirnya Robbi mengambil wudhu sedangkan aku menggelarkan sejadah untuk kita berdua sholat berjamaah nanti.
"aku sudah ambil wudhu nih,sekarang kamu gih bungaa"ucapnya sambil memakai peci yang dikenakannya untuk sholat.
akhirnya aku segera bergegas untuk mengambil wudhu dikamar mandi pribadinya.
"udah selesai?ayo bunga kita sholatt"
"iya sebentar Robb ini lagi pakai mukena"
akhirnyapun kami sholat maghrib dengan hikmatnya... suara ketika dia membacakan ayat suci Al-Qur'an ketika sholat,itu membuatku begitu hikmat mendengarkannya.
"assalamualaikum warohmatullah" salam terakhir kekanan&kekiri..
kami berduapun berdzikir.
akhirnya sholat berjamaahpun selesai. aku melihat didekat tempat tidurnya terdapat obat. obat itu ada 2macam. aku tidak tahu itu obat apaan. akhirnya aku bertanya kepadanya.
"Robb? itu yang dekat tempat tidurmu ada 2macam obat. itu obat apa aja?tanyaku kepadanya sambil bingung.
"oh itu..itu ituu...itu obat vitamin aku. iya obat vitamin aku'' sambil nada gugup kegelisahan.
"eh kita keruang tadi aja kita ngobrol yuk bunga"nada pengalih pembicaraan.
"eh itu jam sudah menunjukkan pukul 7malam. sebaiknya aku pulang saja yya Robb?" nada gelisah.
"mau pulang?yah yaudahlah. aku antar ya?biar kamu gak kecapean" ucapnya sambil ngambil sebuah kunci.
"ahhh tidak usahlah Robb. aku sudah biasa pulang malam"
"sudah tidak apa-apa ayooo" ditariknya tangan aku.
aku diantarnya dengan mobil mewahnya.
"silahkan masuk bunga cantik hahaha" sambil membukakan pintunya.
"Robb,Robb bisa saja kamu ini hahaha. oke baiklah"kataku sambil bercanda.
dimobil kami saling bercanda. dan kadang-kadang juga sambil curi-curi pandang.
akhirnya kami sampai dirumahku yang sangatlah sederhana.
"sudah sampai tuanputri bunga yang cantik hahaha" sambil memandangku dengan bercanda.
"sudah ya aku mau turun. oh iya makasih ya buat tumpangan dan bajunya. besok aku akan kerumah kamu untuk mengembalikan baju alm.adik kamu ini"
"ah tak usah..besok kita main lagi seperti ini ya.aku jemput dirumahamu jam 3sore.oke"jawab Robbi sambiltersenyum.
"oke Robb baiklah udah yaa"
"tunggu!"ucapnya seperti marah.
dan secara spontan dia langsung mencium kening aku&dia bilang "makasih buat sore&malamnya ini bunga. aku senang bisa kenal kamu. night ya semoga mimpi indah" ucap Robbi kepadaku sambil malu-malu karena habis mencium kening aku. aku hanya bisa diam sambil tersenyum kareena malu-malu.
setibanya aku dirumah,entah mengapa aku senyum-senyum sendiri. lalu ibuku bertanya.
"hayooo anak ibu yang satu ini kenapa? kok senyum-senyum sendiri? hmm ibu tau pasti kamu lagi kasmaran yakan sama cowo yang ngantar kamu tadi?" sambil bercanda.
"ah ibu apaan sih bu. dia itu cuma temen aku. kita aja baru kenal tadi sore.." mukanya sambil malu-malu.
"ah masa sih?yaudah gih sana masuk ke kamar abis itu kita makan"suruh ibuku.
"iya ibuku sayang"sambil aku mencubit pipinya dan lalu aku bergegas kekamar.
sesampainya aku dikamar,aku hanya bisa seyum-senyum sendiri mengingat saat dia mencium keningku....
pagipun menjelang. waktu sudah tepat jam 5subuh. baiknya aku mandi&sholat subuh....
setelah sholat subuh akupun beres-beres rumah,sekalian bantu ibu dirumah.
aku selesai bers-beres jam 7pagi. habis itu aku mandi&bersiap-siap karena Robbi sebentar lagi akan menjemputku kerumah ihihihi.
Akhirnya jaam set.8 akupun sudah rapih dengan menggunakan Hotpants dan baju berlengan panjang agar kelihatan tampak cantik.
akhirnya yang ditunggu-tunggupun datang.
"woww kamu cantik sekali bunga" dengan wajah yang mengagumkan.
"aihihi kamu ini bisa aja Robb"tersipu malu saat Robbi memujiku seperti itu.
"ayo bung kita caw sekarangg"sambil menarik tanganku.
"sebentar aku mau izin dulu sama ibu aku........ibuuuuuu aku keluar dulu yaaaa" ucapku sambil teriak kepada ibuku.
"iya bungaaaaa hati-hati yaaaakkkkkk" sambil teriak didapur.
"iya ibuuuuuuu...udah yaaaaa.. assalamualaikuummmmmmmmmmm"teriak
"waalaikum salam bungaaaa"ibu berteriak seperti orangyang sedang kesal.
akhirnya aku dan Robbi mampir disebuah restoran Jepang. kami disana senang-senang ketawa-ketawa.
selama 9bulan lamanya kami menjalin persahabatan. sampai akhirnya......
ketika itu kami sedang berjalan-jalan di sebuah pantai di kawasan Jakarta Utara tiba-tiba dia mengeluarkan darah dari hidungnya. mimisan itu sangatlah mengeluarkan banyak darah. sampai bajunyapun juga kena. akhirnya kami berdua kedeokter untuk memeriksa Robbi ini.. setelah di periksa oleh dokter,Robbi menderita Kanker Darah stadium akhir. yaTuhan... kenapa kau berikan cobaan itu kepada dia? dia adalah orang yang aku sayang. meski hubungan kami belum resmi menjadi pacar tapi aku sudah sangat menyayanginya lebih dari apapun itu... setibanya aku dirumahnya,aku langsung bertanya kepadanya.
"Robb? kenapa selama ini kamu menyembunyikan penyakit kamu? kenapa kamu tidak pernah bilang kalau kamu punya penyakit kanker darah ? aku kecewa sama kamu. kita ini udah sahabatan,kenapa kamu masih merahasiakan ini?"sambil aku memegang tangannya.
"Maaf bunga...selama ini aku telah merahasiakan penyakit ini sama kamu..aku juga gak mau bebanin kamu,aku gak mau ngerepotin kamu. mangkanya aku rahasiakan saja penyakit ini"robbi menjawab dengan nada sedikit nangis.
"yasudahlah ini sudah terjadi.apa boleh buat lagi yah kan?sekarang kamu harus rajin minum obatnya ya Robb supaya kamu cepat sembuh"kataku sambil pegang tangan dia dengan sangat erat.
akhirnya pada satu ketika,kami sedang bercanda dikamarnya Robbi tiba-tiba saja Robbi mimisan kembali. aku panik. tiba-tiba saja Robbi mengatakan
"Bunga..... Jaga diri kamu baik-baik ya. sebenernya dari dulu itu aku udah suka sama kamu bunga,bahkan aku sudah sayang sekali sama kamu namun,aku malu mengungkapkannya. aku udah gak kuat lagi bung,aku udah diujung hidupku... hanya satu pintaku.. jaga diri kamu baik-baik. dan jangan lupa sama aku yah kalo aku udah gak ada. seperti yang tadi aku bilang..... aku akan selalu menyayangimu. selamanya bunga......*lalu mencium keningku* makasih buat perkenalan kita aku gak akan pernah melupakanmu bunga. kamu akan selalu dihatiku. selamanya.........." sambil merintih kesakitan.
Aku disitu hanya bisa menangis mendegar dia berkata seperti itu dan tiba-tiba saja............ dia menghembuskan nafas sambil mengucapkan 2kalimat syahadat.
disitu aku hanya bisa menangis....
akhirnya Robbi sudah tenang.. dia sudah bahagia disisi Allah S.W.T.